Kepala Badan Gizi Nasional Instruksikan Transparansi Harga Menu MBG di Media Sosial

MBG, Uncategorized78 Dilihat

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam sebuah arahan terbaru kepada Satuan Pelayanan Tata Kelola Gizi (SPPG), ia menginstruksikan agar setiap menu yang diberikan kepada masyarakat dilaporkan secara rinci melalui media sosial, termasuk informasi mengenai harga per jenis makanan.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi sekaligus meluruskan disinformasi yang beredar di masyarakat mengenai anggaran per paket makanan.

Rincian Harga Paket Makanan

Dalam video arahannya, Dadan mencontohkan beberapa kategori paket makanan yang harus dipublikasikan harganya secara jujur:

Paket Balita: Rp8.000

Paket PAUD: Rp8.000

Paket Porsi Kelas 4 SD hingga SMA: Rp10.000

“Tolong nanti ditambahkan harga per jenis makanan. Pisang berapa, susu berapa, nasi berapa, sayur berapa. Jika ternyata itu bohong, silakan pertanggungjawabkan kepada masyarakat,” tegas Dadan.

Menghapus “Biaya Siluman”

Dadan juga memperingatkan agar tidak ada lagi alasan penggelembungan harga dengan dalih biaya operasional tambahan. Ia menegaskan bahwa komponen seperti biaya memasak atau proses pematangan buah sudah termasuk dalam biaya operasional resmi, bukan diambil dari anggaran per komponen makanan.

“Jangan lagi berbicara telur per kilo sekian, sehingga harganya sebenarnya Rp1.800 tapi karena ada biaya masak (jadi naik). Tidak ada biaya masak di sini, karena biaya masak sudah masuk biaya operasional. Jadi betul-betul real harga pisang berapa,” tambahnya.

Laporan Harian Sebagai Bentuk Akuntabilitas

Setiap SPPG diwajibkan untuk mengunggah laporan harian yang mencakup:

Jumlah penerima manfaat.

Menu yang disajikan.

Nilai gizi makanan.

Rincian harga per komponen menu.

Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik dan memastikan setiap rupiah yang dianggarkan benar-benar sampai ke piring masyarakat dalam bentuk asupan gizi yang berkualitas.

Penulis : Fauzan Latif Adam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *