Petani Warungkiara Keluhkan Jalan dan Irigasi Saat Reses DPRD, Mansurudin Acuy Catat Sebagai Prioritas

Berita, DPRD2 Dilihat

Sukabumi – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Mansurudin yang akrab disapa Acuy melaksanakan Reses Ketiga Tahun Sidang 2026 di Desa Warungkiara Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat pada Senin 26 Oktober 2026 pukul 13.30 WIB.

Kegiatan reses berlangsung di area saung terbuka dan mendapat antusiasme warga. Warga setempat, tokoh masyarakat, dan perwakilan kelompok tani hadir langsung untuk menyampaikan aspirasi pembangunan.

Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Irigasi Pertanian

Warga Desa Warungkiara menyampaikan aspirasi yang didominasi soal infrastruktur jalan dan sektor pertanian. Mereka mengeluhkan kondisi jalan desa dan jalan usaha tani yang masih rusak. Kondisi tersebut menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil panen ke pasaran.

Selain itu petani juga meminta perhatian terkait irigasi dan sarana pendukung pertanian. Oleh karena itu mereka berharap pemerintah daerah memberikan penanganan serius terhadap sektor tersebut.

Selanjutnya aspirasi tersebut menjadi catatan penting bagi wakil rakyat. Sebab infrastruktur dan pertanian menjadi penopang utama ekonomi warga Warungkiara.

Reses Jadi Ajang Jemput Bola Aspirasi Dapil I

Menanggapi aspirasi warga, Mansurudin menegaskan akan membawa seluruh masukan ke dalam pembahasan di DPRD Kabupaten Sukabumi. Ia akan memperjuangkan aspirasi tersebut sebagai Pokok Pikiran DPRD.

“Reses ini untuk mendengar langsung keluhan warga. Soal infrastruktur dan pertanian di Warungkiara jadi catatan penting yang akan kami perjuangkan sebagai Pokok Pikiran (Pokir) DPRD,” ujar Mansurudin alias Acuy.

Politisi dari Fraksi PAN Dapil I tersebut menjelaskan bahwa Reses Ketiga Tahun Sidang 2026 fokus menjemput bola aspirasi di daerah pemilihan. Wilayah tersebut meliputi Desa Warungkiara, Desa Cidadap, dan Desa Jayanti.

Oleh sebab itu ia berharap sinergi antara warga dan wakil rakyat terus terjalin. Dengan demikian pembangunan di Warungkiara dapat berjalan lebih merata dan sesuai kebutuhan masyarakat.

Reses Berlangsung Dialogis dan Hasilkan Usulan Prioritas

Kegiatan reses berlangsung dialogis dan penuh keakraban. Warga aktif menyampaikan pertanyaan dan usulan pembangunan.

Kemudian kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab serta pendataan usulan prioritas warga. Selain itu forum tersebut memperkuat komunikasi langsung antara masyarakat dan DPRD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *