CIREBON – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB), Hasim Adnan, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Kabupaten Cirebon yang digelar hari ini.
Kehadiran legislator senior tersebut mewakili struktur wilayah guna memastikan proses restrukturisasi kepengurusan berjalan sesuai dengan AD/ART partai.
Dalam penyampaiannya di hadapan para kader dan pengurus anak cabang (PAC) se-Kabupaten Cirebon, Hasim Adnan menggarisbawahi bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin lima tahunan untuk memilih ketua baru, melainkan momentum krusial untuk memperkuat mesin partai di tingkat akar rumput.
“Muscab adalah ruang untuk refleksi sekaligus transformasi. Kita butuh struktur yang solid dan adaptif terhadap dinamika politik saat ini agar PKB tetap menjadi saluran aspirasi utama bagi masyarakat, khususnya di wilayah Cirebon,” ujar Hasim.
Agenda Strategis dan Konsolidasi
Muscab kali ini mengusung agenda utama penetapan nakhoda DPC PKB Kabupaten Cirebon periode mendatang. Selain pemilihan ketua, forum ini juga membahas strategi pemenangan menghadapi kontestasi politik lokal yang akan datang.
Hasim Adnan yang juga aktif di Komisi III DPRD Jawa Barat, mengingatkan agar pengurus yang terpilih nantinya mampu menyinergikan program partai dengan kebijakan pembangunan di tingkat provinsi. Menurutnya, keselarasan antara kebijakan di parlemen dan gerakan di struktur partai adalah kunci keberhasilan pelayanan publik.
Sorotan Utama dalam Muscab:
Restrukturisasi Pengurus: Memastikan transisi kepemimpinan berjalan kondusif dengan mengedepankan musyawarah mufakat.
Penguatan Ranting: Menginstruksikan pengurus terpilih untuk lebih masif menyapa konstituen di tingkat desa.
Isu Kerakyatan: Menekankan peran kader PKB dalam mengawal isu ekonomi lokal, pendidikan pesantren, dan kesejahteraan petani/nelayan di Cirebon.
Acara yang berlangsung di salah satu hotel di pusat Kabupaten Cirebon ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi DPW PKB Jawa Barat, perwakilan PCNU Kabupaten Cirebon, serta sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Penulis : Fauzan Latif Adam












