Legislator Partai Gerindra Dorong IKN Jadi Destinasi Sports Tourism, Fun Run Dinilai Mampu Gerakkan Ekonomi Lokal

Berita21 Dilihat

Nusantara – Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mendorong pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai destinasi sports tourism dan wellness tourism.

Salah satu gagasan yang diusulkannya kader partai Gerindra ini ialah penyelenggaraan kegiatan Fun Run secara berkala di kawasan IKN sebagai upaya menarik wisatawan sekaligus menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Usulan tersebut disampaikan Rahayu Saraswati saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik Komisi VII DPR RI ke Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Nusantara, Kalimantan Timur

Menurut Rahayu, kawasan IKN memiliki suasana yang sangat mendukung untuk penyelenggaraan kegiatan olahraga masyarakat, terutama pada malam hari.

Penataan pencahayaan di kawasan tersebut dinilai dapat menjadi daya tarik tersendiri dalam mengembangkan wisata berbasis kebugaran.

“Dengan lampu-lampu ini saya rasa desain lighting outdoor bisa sangat berpengaruh dan itu menjadi hal yang bisa kita dorong untuk adanya kegiatan-kegiatan wisata kebugaran atau wellness tourism, termasuk sports tourism,” ujar Rahayu, 13/7.

Politisi Fraksi Partai Gerindra yang diketuai oleh Presiden Prabowo itu menilai penyelenggaraan Fun Run tidak hanya memberikan manfaat bagi sektor olahraga dan pariwisata, tetapi juga menciptakan multiplier effect yang besar terhadap perekonomian daerah.

Kehadiran peserta dan wisatawan diyakini akan meningkatkan aktivitas pelaku UMKM, sektor makanan dan minuman (food and beverage/F&B), hingga penjualan produk suvenir lokal.

“Multiplier effect-nya luar biasa. Pertama mendatangkan wisatawan, yang kedua dengan datangnya wisatawan berdampak bagi UMKM, food and beverage, mungkin bahkan suvenir dan seterusnya. Itu akan menjadi daya tarik dan menambah nilai yang luar biasa. Saya rasa itu jadi satu kegiatan yang bisa diadakan mungkin setiap tiga bulan,” terangnya.

Rahayu juga berharap IKN tidak hanya berkembang sebagai pusat pemerintahan, tetapi menjadi gerbang bagi wisatawan untuk menjelajahi berbagai destinasi di Kalimantan Timur.

Menurutnya, pengembangan desa wisata dan potensi budaya lokal di sekitar kawasan IKN harus terus diperkuat agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih merata.

Ia meyakini meningkatnya kunjungan wisatawan ke IKN akan menjadi insentif bagi desa-desa di sekitarnya untuk mengembangkan potensi wisata masing-masing, sehingga tercipta pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Kalau misalkan IKN ini bisa menjadi pemantik untuk membawa para wisatawan keliling ke daerah-daerah sekitar, itu menjadi insentif untuk desa-desa di sekitar IKN mengembangkan wisatanya masing-masing. Banyak hal yang saya rasa bisa dikembangkan untuk kembali lagi menghadirkan multiplier effect,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *