CIBADAK – Kondisi kesehatan Siti Hajaroh, warga Cijambrong Kecamatan Cikidang yang baru ditemukan setelah tiga bulan hilang, kini dilaporkan dalam keadaan kritis di RSUD Sekarwangi, Cibadak. Selain kondisi fisik yang lemah dan linglung, diagnosa medis awal menunjukkan adanya komplikasi penyakit yang cukup serius.
Menurut informasi terkini dari pihak keluarga yang mendampingi di rumah sakit, Siti Hajaroh mengalami sesak napas yang hebat (asma/engap). Namun, yang lebih mengkhawatirkan adalah ditemukannya benjolan besar di bagian payudara yang sudah menjalar hingga ke area ketiak.
Luka Mengeluarkan Cairan
Kondisi benjolan tersebut dikabarkan sudah sangat parah hingga pecah dan mengeluarkan cairan secara terus-menerus. Kondisi ini membuat pakaian yang dikenakan korban sering kali basah akibat rembesan cairan dari luka tersebut.
“Info terkini, Siti mengalami sesak napas. Ada benjolan di payudara yang membesar sampai ke atas ketiak dan mengeluarkan cairan sampai merembes ke bajunya,” ujar Sandi Gabel mengutip keterangan dari Adik nya yang saat ini sedang mengurus proses penanganan di RSUD Sekarwangi, Sabtu (09/05/2026).
Penanganan Intensif di RSUD Sekarwangi
Hingga saat ini, Siti Hajaroh masih mendapatkan penanganan medis intensif di ruang IGD. Pihak medis sedang berupaya menstabilkan kondisi pernapasan korban serta memberikan perawatan pada luka benjolan tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah benjolan tersebut merupakan tumor atau infeksi kronis yang memburuk selama masa hilangnya korban.
Pihak keluarga, didampingi oleh rekan-rekan dari media harewos.com, terus memantau perkembangan medis di lapangan. Keluarga memohon bantuan doa dari seluruh warga Sukabumi agar Siti Hajaroh diberikan kekuatan dalam menjalani masa kritis ini.
“Mohon doanya dari semua pihak agar Bi Hajar segera diberikan kesembuhan dan bisa diangkat penyakitnya,” tutup pihak keluarga.
Kontributor: Sandi Ghabel
Editor: Fauzan Latif Adam






