BANDUNG – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Kebangkitan Bangsa (PKB), Hasim Adnan, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kecelakaan tragis yang melibatkan KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek di perlintasan Stasiun Bekasi Timur, Senin malam (27/04/2026).
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 20.55 WIB tersebut dilaporkan telah memakan korban jiwa sebanyak 15 orang dan puluhan lainnya luka-luka.
“Saya secara pribadi dan atas nama anggota DPRD Jawa Barat menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Ini adalah duka kita bersama. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” ujar Hasim dalam keterangannya.
Dorong Evaluasi Total Keamanan Transportasi
Selain menyampaikan duka, Hasim Adnan juga meminta pihak terkait, khususnya PT KAI dan Kementerian Perhubungan, untuk segera melakukan investigasi menyeluruh mengenai penyebab tabrakan tersebut. Ia menekankan pentingnya evaluasi sistem persinyalan dan keamanan di titik-titik krusial seperti Bekasi Timur.
Prioritas Korban: Hasim berharap seluruh korban luka mendapatkan penanganan medis yang maksimal dan tanpa kendala biaya.
Keamanan Jalur: Beliau menekankan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan demi menjamin keselamatan pengguna transportasi publik.
“Keamanan nyawa penumpang adalah prioritas utama. Kita tidak boleh berkompromi dengan aspek keselamatan transportasi,” tambahnya.
Penulis : Fauzan Latif Adam






