SUKABUMI — HAREWOS.COM Dalam upaya mendorong kemandirian desa berbasis potensi lokal, Institut Teknologi Bandung (ITB) menyelenggarakan program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 ini berfokus pada pelatihan pengolahan limbah kelapa sawit menjadi berbagai produk bernilai guna tinggi.
Acara yang dipusatkan di Bale Sawala, Dusun Bitung, dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Cicareuh, Ramdan Rustarmono, S.Pd., serta dihadiri langsung oleh Ketua Program Pengabdian ITB, Dr. Ir. Mustika Dewi, M.Si.
Kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengolahan Limbah Kelapa Sawit Menjadi Bio-energi, Bio-pestisida dan Pupuk Organik” ini dihadiri oleh puluhan warga desa setempat dengan antusiasme yang tinggi.
Edukasi Komprehensif: Dari Teori hingga Praktik
Program pengabdian ini dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi pematerian yang berlangsung sejak pagi hari dan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung di lapangan pada siang harinya.
Selama sesi materi, para pakar dan akademisi ITB secara bergantian membagikan ilmu mereka kepada warga desa:
Bioenergi: Dr. Ir. Sutrisno, M.Si., IPU memaparkan teknik penanganan dan pengolahan limbah sawit untuk bioenergi.
Pupuk Organik Cair & Kompos: Anca Awal Sembada, S.T., M.Si., Ph.D. bersama Ir. Pathmi Noerhatini, M.Si. memberikan pengantar mendalam mengenai cara pembuatan serta manfaat pupuk organik dari limbah sawit bagi tanaman.
Bio-Pestisida: Dr. Ir. Mustika Dewi, M.Si. mengedukasi warga mengenai pemanfaatan limbah sawit menjadi pestisida alami yang ramah lingkungan.
Papan Partikel: Eka Mulya Alamsyah, S.Hut., M.Agr., Ph.D. mengenalkan potensi diversifikasi limbah sawit menjadi bahan baku papan partikel.
Antusiasme Warga dalam Sesi Praktik
Memasuki pukul 13.00 WIB, warga diajak untuk langsung mempraktikkan teori yang telah didapatkan. Peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kerja untuk mencoba langsung proses produksi:
TIM 1: Berfokus pada praktik pembuatan arang, briket arang, dan pengolahan asap cair dari limbah sawit menjadi biopestisida.
TIM 2: Berfokus pada praktik pengolahan limbah sawit menjadi pupuk organik cair dan kompos, serta tata cara pengaplikasiannya pada tanaman.
Melalui program bottom-up yang didukung oleh Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat dan Layanan Kepada Masyarakat (DPMK) serta Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati (SITH) ITB ini, diharapkan masyarakat Desa Cicareuh dapat secara mandiri mengelola limbah perkebunan sawit di wilayah mereka.
Selain mengurangi dampak lingkungan, inovasi ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru dan mendukung sektor pertanian berkelanjutan di Kabupaten Sukabumi.
Redaktur: Fauzan Latif Adam












